1—Ilmu Sejarah
- (1–6) Pendekatan diakronik/kronologis dan sinkronik; konsep dasar sejarah.
- Subjek dan objek studi sejarah adalah manusia.
- Diakronik adalah cara berpikir vertikal, memanjang dalam waktu, menyempit dalam ruang.
- Topik pembahasan itu-itu saja. Tapi mendalam.
- Ada dua konsep pada cara pikir diakronik.
- Kronologi, cara pikir berurut. Menghindari anakronisme, atau ketidaksingkronan.
- Periodisasi, membagi waktu menjadi beberapa periode/zaman/babak.
- Sinkronik adalah cara berpikir horizontal, menyempit dalam waktu, melebar dalam ruang
- (7–9) Langkah-langkah penelitian sejarah.
- Pemilihan topik.
- Heuristik, proses pengumpulan data dari berbagai sumber sejarah.
- Kritik dan verifikasi, pemeriksaan kredibilitas sumber sejarah.
- Interpretasi, penafsiran makna dari sumber sejarah.
- Historiografi, penulisan sejarah.
- (10) Historiografi.
- Penulisan sejarah.
- Isinya ada
- Latar belakang/konteks peristiwa.
- Analisis sebab akibat.
- Uraian mendalam dari hasil penelitian.
- Ada dua model penulisan.
- Model deskriptif naratif, hanya berisi narasi kronologis. Tanpa menjelaskan latar belakang, keterkaitan antarperistiwa, dan hubungan sebab akibat.
- Model deskriptif argumentatif, ditambah dengan analisis peristiwa.
- Pada penelitian sejarah Indonesia, ada 4 kelompok historiografi.
- Historiografi tradisional, dominan berisi ekspresi budaya.
Ciri-cirinya- Istanasentris, fokus pada istana, karena sesuai keinginan raja.
- Feodal-aristokratis, fokus pada kehidupan bangsawan, bukan rakyat jelata.
- Subjektivitas tinggi, karena penulisan hanya mencatat peristiwa penting tergantung permintaan raja.
- Tujuannya untuk melegitimasi kekuasaan raja.
- Mengandung anakronisme, karena penulisan untuk “memegah-megahkan” saja.
- Historiografi kolonial, sejarah yang ditulis pada masa kolonial.
Ciri-cirinya- Eropasentris atau Belandasentris, berfokus pada kehidupan warga Belanda di Indonesia. Kondisi rakyat tidak dihiraukan.
- Historiografi nasional, sejarah yang ditulis setelah kemerdekaan, tujuannya untuk membangkitkan rasa nasionalisme.
Ciri-cirinya- Indonesiasentris.
- Historiografi modern, sejarah yang ditulis untuk menganalisis sejarah secara umum, dilakukan secara objektif.
- Historiografi tradisional, dominan berisi ekspresi budaya.
2—Masa Praaksara
- (11–13) Manusia purba dan tokoh penemunya.
- Meganthropus paleojavanicus
- oleh G. H. R. von Koenigswald (1936).
- di Sangiran, Jawa Tengah.
- Manusia purba terbesar, rahang kuat, pemakan tumbuhan keras.
- Pithecanthropus erectus
- oleh Eugène Dubois (1891).
- di Trinil, Ngawi, Jawa Timur.
- Otak lebih besar dari Meganthropus, tegak.
- Pithecanthropus mojokertensis atau Homo mojokertensis
- oleh G. H. R. von Koenigswald (1936).
- di Mojokerto, Jawa Timur.
- Homo erectus
- oleh Eugène Dubois (1891).
- di Trinil, Ngawi, Jawa Timur.
- Manusia purba paling banyak ditemukan di Indonesia.
- Homo soloensis
- oleh W. F. Oppenoorth (1931–1934).
- di Ngandong, Blora, Jawa Tengah; tepian Bengawan Solo.
- H. erectus paling muda.
- Homo wajakensis
- oleh Eugène Dubois (1889).
- di Wajak, Tulungagung.
- Mirip dengan manusia modern.
- Homo floresiensis
- oleh Peter Brown dan Mike J. Morwood (2003).
- di Gua Liang Bua, Flores, Indonesia.
- Meganthropus paleojavanicus
- (14, 15) Teori-teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia.
- Out of Africa
- mengatakan nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Tanduk Afrika (sekarang Somalia, Etiopia, Eritrea, dan Djibouti).
- Mereka menyebar ke penjuru bumi sejak ~200.000 tahun lalu.
- Diduga menyebar ke luar Afrika karena kekeringan dan krisis pangan.
- Diperkuat dengan blueprint DNA, bahwa sebagian besar proses evolusi terjadi di Afrika.
- Namun diperlemah sejak ditemukannya H. neanderthalensis di gua-gua Spanyol pada 1941.
- Out of Yunnan, China
- berasal dari Yunnan, Tiongkok.
- Ada tiga gelombang.
- Bangsa Melanesoid masuk ke Papua di akhir Zaman Es (~70.000 SM).
- Proto-Melayu (Melayu tua) masuk ke Indonesia (~1500 SM). Mewarisi suku Dayak dan Toraja.
- Deutro-Melayu (Melayu muda) masuk ke Nusantara (~300–400 SM). Mewarisi kebudayaan Dong Son; Suku Jawa, Melayu, dan Bugis.
- Nusantara
- asal-usul bangsa Indonesia dari Indonesia itu sendiri.
- Didukung karena bangsa Melayu telah memiliki peradaban tinggi.
- Menurut teori ini, manusia Indonesia datang dari H. soloensis dan H. wajakensis.
- Out of Taiwan.
- asal-usul dari Taiwan.
- Bermigrasi ~5.000 tahun lalu.
- Out of Africa
- (16–30) Ciri-ciri perkembangan kehidupan praaksara; ciri-ciri hasil budaya masyarakat praaksara Indonesia.
- Ciri manusia.
- Meganthropus atau H. erectus.
- Hidup 2.000.000–1.000.000 tahun lalu.
- Badan tegap.
- Rahang kuat.
- Tidak ada dagu.
- Masih mengumpulkan makanan.
- Pemakan tumbuhan dan umbi.
- Meganthropus atau H. erectus.
- Ciri manusia.