IBruhse Fikih: Musāqah, Muzāra'ah, dan Mukhābarah 46 4/27/2026
Fikih: Musāqah, Muzāra'ah, dan Mukhābarah
IBruhse @IBruhse April 27, 2026 46 0

Fikih MA Kelas X — Bab 8 | Materi Ujian


Type Term Definition
MUSĀQAH Musāqah Kerja sama antara pemilik kebun/tanaman dengan pengelola/penggarap untuk memelihara & merawat kebun, dengan bagi hasil sesuai kesepakatan yang disebutkan dalam akad.
MUSĀQAH Pihak dalam Musāqah (1) Pemilik kebun/tanaman, (2) Penggarap/pengelola kebun.
MUSĀQAH Objek Musāqah Kebun atau tanaman yang sudah ada dan memerlukan tenaga perawatan.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (1) Pemilik & penggarap kebun — dua pihak yang terlibat dalam kerja sama.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (2) Kebun — objek yang dikelola bersama.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (3) Pekerjaan — harus jelas ketentuan waktu, jenis, dan sifatnya.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (4) Hasil — berupa buah, daun, kayu, dll. Porsi masing-masing pihak ditentukan saat akad, misalnya 1/2 atau 1/3.
MUSĀQAH Hukum Musāqah Mubah (boleh) — berdasarkan H.R. Muslim tentang Rasulullah Saw. yang memberi kebun Khaibar kepada penduduknya dengan sistem bagi hasil.
MUSĀQAH Contoh Musāqah Pemilik kebun mangga & anggur tidak mampu mengairinya, lalu bekerja sama dengan seseorang untuk merawatnya dengan perjanjian bagi hasil.
MUSĀQAH Kondisi Musāqah Batal Jika penggarap tidak mengerjakan sesuai akad yang telah disepakati, maka musāqah menjadi batal.
MUZĀRA'AH Muzāra'ah Kerja sama antara pemilik tanah (sawah/ladang) dengan penggarap, benih dari penggarap, dan penggarap wajib mengeluarkan zakatnya.
MUZĀRA'AH Pihak dalam Muzāra'ah (1) Pemilik tanah (sawah/ladang), (2) Penggarap tanah.
MUZĀRA'AH Asal Benih Muzāra'ah Benih berasal dari penggarap → maka penggarap wajib mengeluarkan zakat.
MUZĀRA'AH Tanaman Muzāra'ah Umumnya tanaman yang benihnya relatif murah, seperti padi, jagung, kacang, kedelai, dll.
MUZĀRA'AH Kondisi Tanah Muzāra'ah Tanah belum ada tanaman, masih harus digarap dulu oleh penggarapnya.
MUZĀRA'AH Rukun Muzāra'ah (1) Pemilik tanah & penggarap — dua pihak yang berakad.
MUZĀRA'AH Rukun Muzāra'ah (2) Objek muzāra'ah — yaitu pekerjaan penggarap tanah (manfaat tanah).
MUZĀRA'AH Rukun Muzāra'ah (3) Ijab dan kabul — kesepakatan antara pemilik tanah dan penggarap.
MUZĀRA'AH Contoh Muzāra'ah Pak Satria memiliki banyak tanah tapi sibuk di Jakarta. Ia bekerja sama dengan petani untuk menggarap tanahnya dan hasilnya dibagi dua — ini termasuk muzāra'ah.
MUKHĀBARAH Mukhābarah Kerja sama antara pemilik tanah (sawah/ladang) dengan penggarap, benih dari pemilik tanah, dan pemilik tanah wajib mengeluarkan zakatnya.
MUKHĀBARAH Pihak dalam Mukhābarah (1) Pemilik tanah (sawah/ladang), (2) Penggarap tanah.
MUKHĀBARAH Asal Benih Mukhābarah Benih berasal dari pemilik tanah → maka pemilik tanah wajib mengeluarkan zakat.
MUKHĀBARAH Tanaman Mukhābarah Umumnya tanaman yang benihnya cukup mahal, seperti cengkeh, pala, vanili, dll. Namun benih murah pun bisa dilakukan dengan mukhābarah.
MUKHĀBARAH Kondisi Tanah Mukhābarah Sama seperti muzāra'ah — tanah belum ada tanaman, masih harus digarap dulu oleh penggarap.
MUKHĀBARAH Rukun Mukhābarah Sama dengan muzāra'ah: (1) Pemilik tanah & penggarap, (2) Objek (manfaat tanah), (3) Ijab dan kabul.
MUKHĀBARAH Contoh Mukhābarah Pak Deni sudah tua dan tidak mampu menggarap sawahnya. Pak Ali menggarap sawah Pak Deni, benih disediakan oleh Pak Deni (pemilik tanah), hasil dibagi sesuai kesepakatan.
DALIL HUKUM Dasar Hukum Ketiganya H.R. Muslim — Rasulullah Saw. memberikan kebun Khaibar kepada penduduknya untuk dipelihara dengan perjanjian mereka diberi sebagian dari penghasilannya (buah/palawija).
DALIL HUKUM Hukum Ketiganya Mubah (boleh) — dibolehkan karena berdasarkan praktik Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat yang biasa melakukan akad bagi hasil tanaman.
DALIL HUKUM Alasan Dibolehkan Akad ini menguntungkan kedua pihak — pemilik tanah/kebun sering tidak punya waktu mengolah, sementara penggarap punya keahlian tapi tidak punya modal/tanah.
PERSAMAAN Persamaan Ketiganya Ketiganya merupakan akad (perjanjian) kerja sama di bidang pertanian dengan sistem bagi hasil sesuai kesepakatan bersama.
PERBEDAAN Perbedaan: Musāqah vs Muzāra'ah/Mukhābarah Musāqah: tanaman sudah ada, butuh perawatan. Muzāra'ah & Mukhābarah: tanaman belum ada, tanah harus digarap dulu.
PERBEDAAN Perbedaan: Muzāra'ah vs Mukhābarah Muzāra'ah: benih dari penggarap → penggarap bayar zakat. Mukhābarah: benih dari pemilik tanah → pemilik tanah bayar zakat.
PERBEDAAN Perbedaan Jenis Tanaman Muzāra'ah → benih murah (padi, jagung, kedelai, kacang). Mukhābarah → benih mahal (cengkeh, pala, vanili).
PERBEDAAN Siapa yang Bayar Zakat? Muzāra'ahpenggarap. Mukhābarahpemilik tanah. Karena zakat mengikuti siapa yang menyediakan benih.
RANGKUMAN Musāqah (Ringkas) Kerja sama merawat kebun/tanaman yang sudah ada → hasil dibagi sesuai akad.
RANGKUMAN Muzāra'ah (Ringkas) Kerja sama garap tanah, benih dari penggarap, penggarap bayar zakat.
RANGKUMAN Mukhābarah (Ringkas) Kerja sama garap tanah, benih dari pemilik tanah, pemilik tanah bayar zakat.

Versi Dumb-it-down


Type Term Definition
MUSĀQAH Musāqah Kerja sama bagi hasil antara bos kebun dan petani/tukang kebun buat ngurusin tanaman yang udah ada.
MUSĀQAH Pihak dalam Musāqah (1) Bos yang punya kebun, (2) Petani yang ngerawat kebun.
MUSĀQAH Objek Musāqah Kebun atau pohonnya udah ada/tumbuh, tinggal butuh tenaga buat ngerawat aja.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (1) Harus ada bos kebun dan petaninya.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (2) Harus ada kebunnya buat diurus.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (3) Harus jelas kerjanya ngapain aja dan sampai kapan waktunya.
MUSĀQAH Rukun Musāqah (4) Harus jelas pembagian hasilnya dari awal (misalnya: hasil panen nanti bagi dua).
MUSĀQAH Hukum Musāqah Boleh (Mubah) — Soalnya Nabi Muhammad SAW dulu juga pernah bagi hasil kebun Khaibar.
MUSĀQAH Contoh Musāqah Punya kebun mangga tapi sibuk, terus nyuruh orang lain ngerawat dan siramin. Pas panen, hasilnya dibagi bareng.
MUSĀQAH Kondisi Musāqah Batal Bakal batal kalau si penggarap nggak mau kerja/nggak ngurus kebun sesuai janji di awal.
MUZĀRA'AH Muzāra'ah Kerja sama garap lahan kosong, modal bibitnya dari petani penggarap, makanya si petani yang bayar zakat.
MUZĀRA'AH Pihak dalam Muzāra'ah (1) Bos yang punya tanah, (2) Petani yang ngegarap.
MUZĀRA'AH Asal Benih Muzāra'ah Karena modal bibit dari petani penggarap, makanya dia yang wajib bayar zakatnya.
MUZĀRA'AH Tanaman Muzāra'ah Biasanya buat tanaman yang harga bibitnya murah (kayak padi, jagung, atau kacang).
MUZĀRA'AH Kondisi Tanah Muzāra'ah Tanahnya masih kosong melompong, harus dicangkul dan digarap dari nol.
MUZĀRA'AH Rukun Muzāra'ah (1) Harus ada bos tanah dan petaninya.
MUZĀRA'AH Rukun Muzāra'ah (2) Harus ada tanahnya buat digarap.
MUZĀRA'AH Rukun Muzāra'ah (3) Harus ada ucapan sepakat (deal!) di antara keduanya.
MUZĀRA'AH Contoh Muzāra'ah Orang Jakarta punya tanah di desa, disuruh garap sama orang desa. Modalnya dari si orang desa, pas panen hasilnya dibagi.
MUKHĀBARAH Mukhābarah Kerja sama garap lahan kosong, tapi modal bibitnya dibeliin sama bos tanah, makanya bosnya yang bayar zakat.
MUKHĀBARAH Pihak dalam Mukhābarah (1) Bos yang punya tanah, (2) Petani yang ngegarap.
MUKHĀBARAH Asal Benih Mukhābarah Karena modal bibit dibeliin bos tanah, makanya bosnya yang wajib bayar zakat.
MUKHĀBARAH Tanaman Mukhābarah Biasanya buat tanaman yang harga bibitnya mahal (kayak cengkeh, vanili). Tapi buat yang murah juga boleh kok.
MUKHĀBARAH Kondisi Tanah Mukhābarah Sama kayak muzāra'ah — tanahnya masih kosong dan harus ditanam dari awal.
MUKHĀBARAH Rukun Mukhābarah Persis muzāra'ah: (1) Ada orangnya, (2) Ada tanahnya, (3) Ada kata sepakat (deal!).
MUKHĀBARAH Contoh Mukhābarah Kakek tua punya sawah tapi udah encok. Nyuruh tetangga ngegarap, terus kakeknya beliin bibitnya. Pas panen hasilnya dibagi.
DALIL HUKUM Dasar Hukum Ketiganya Hadis Nabi SAW waktu nyerahin kebun Khaibar ke warga buat diurus, terus hasilnya dibagi bareng-bareng.
DALIL HUKUM Hukum Ketiganya Boleh (Mubah) — soalnya Nabi dan para sahabat juga sering pakai sistem bagi hasil begini.
DALIL HUKUM Alasan Dibolehkan Simbiosis mutualisme (Sama-sama untung). Yang punya tanah/modal nggak sempat ngurus, yang punya tenaga tapi nggak punya tanah/modal.
PERSAMAAN Persamaan Ketiganya Tiga-tiganya itu sistem kerja sama bagi hasil di bidang pertanian/perkebunan.
PERBEDAAN Perbedaan: Musāqah vs Muzāra'ah/Mukhābarah Musāqah: Pohonnya udah ada, tinggal ngerawat. Muzāra'ah & Mukhābarah: Tanahnya kosong, harus ditanam dari nol.
PERBEDAAN Perbedaan: Muzāra'ah vs Mukhābarah Muzāra'ah: Bibit dari petani penggarap (petani bayar zakat). Mukhābarah: Bibit dari bos tanah (bos tanah bayar zakat).
PERBEDAAN Perbedaan Jenis Tanaman Muzāra'ah = cocok buat bibit murah. Mukhābarah = cocok buat bibit mahal.
PERBEDAAN Siapa yang Bayar Zakat? Yang modalin bibit yang bayar! Muzāra'ah = Petani. Mukhābarah = Bos tanah.
RANGKUMAN Musāqah (Ringkas) Ngurusin kebun yang udah jadi → panen dibagi dua.
RANGKUMAN Muzāra'ah (Ringkas) Buka lahan kosong, modal bibit dari petani → petani yang bayar zakat.
RANGKUMAN Mukhābarah (Ringkas) Buka lahan kosong, modal bibit dari bos tanah → bos tanah yang bayar zakat.