[!INFO] Identitas Penelitian
- Waktu: Selasa, 26 Agustus 2025 s.d. Rabu, 27 Agustus 2025.
- Tempat: Kampus Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 94, Kampung Melayu, Sukajadi, Pekanbaru, Riau.
Kampus adalah tempat pusat pendidikan tinggi yang digunakan untuk penyelenggaraan proses akademik maupun nonakademik. Untuk menunjang proses pembelajaran, tentu saja para mahasiswa memerlukan lingkungan yang nyaman. Salah satu caranya adalah membuat taman di lingkungan kampus. Menurut KBBI, taman adalah kebun yang ditanami dengan bunga-bunga dan sebagainya, dan juga berarti tempat yang menyenangkan dan sebagainya. Secara umum, taman adalah tempat yang dikhususkan sebagai tempat hijau, seperti rerumputan dan pepohonan. Ada ribuan kampus di Indonesia, salah satunya adalah kampus Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Di kampus Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau, terdapat fakultas yang setiap gedungnya memiliki taman. Ada beberapa taman yang kami observasi, yaitu taman di gedung Fakultas Dakwah, bagian depan kampus, gedung Fakultas Sains dan Teknologi, dan gedung Laboratorium Sistem Informasi.
Di gedung Fakultas Dakwah, terdapat taman yang berisi beberapa pohon, yaitu dua pohon cemara di tengah, dua pohon mangga, sejumlah pohon palem merah, dan satu pohon matoa. Peletakan pohon di taman ini cukup berantakan dan tidak simetris. Tanah di taman ini tidak rata, ada beberapa bagian yang naik terutama di sekitar pohon-pohon. Taman ini berbentuk persegi panjang dengan luas sekitar 450 m2. Pada hari Minggu, 17 Agustus 2025 kemarin, pihak MAN 2 Kota Pekanbaru dan Polsek Sukajadi menanamkan dua pohon matoa di taman gedung Fakultas Dakwah dalam rangka Green Policing. Namun, pada 26 Agustus 2025, satu pohon tersebut sudah mati.
Selanjutnya, taman yang berada di bagian depan kampus. Taman ini juga ditanami beberapa pohon di pinggir-pinggirnya. Lampu-lampu juga tersebar di tengah taman ini. Taman ini juga berbentuk persegi panjang dengan luas sekitar 2.400 m2. Tidak seperti taman di Fakultas Dakwah, tanah di sini rata.
Lalu, terdapat taman di gedung Laboratorium Sistem Informasi. Taman ini lebih luas dibanding taman yang lain, sehingga dihubungi lorong-lorong dan jalan. Luas taman ini sekitar 4.300 m2. Mirip seperti taman di bagian depan kampus, taman ini juga dihiasi lampu-lampu.
Selanjutnya, taman di gedung Fakultas Sains dan Teknologi. Taman ini berbentuk persegi panjang dengan luas 400 m2. Taman ini merupakan salah satu taman yang sudah ditanami tanaman yang cukup banyak dan dihiasi dengan rapi. Di taman ini terdapat pohon mangga, dua pohon cemara, pohon palem putri yang dikelilingi tanaman hias, bunga asoka, dan tanaman-tanaman hias lainnya.
Setelah kami mewawancarai tukang kebersihan di kampus ini, salah satu tanaman yang sering ditanam di sini adalah pohon mangga. Taman-taman ini sudah ada sejak kampus ini berdiri. Tanaman-tanaman di sini disiram dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Pupuk tanaman yang digunakan adalah pupuk organik. Salah satu fungsi dari taman-taman ini adalah sebagai fungsi estetika, taman dengan berbagai jenis tanaman yang diletakkan sedemikian rupa agar menciptakan keindahan. Siswa-siswi MAN 2 Kota Pekanbaru juga menggunakan taman-taman ini untuk tempat belajar dan berfoto.
Manfaat dari taman adalah untuk menciptakan lingkungan hijau yang menyegarkan udara dan mendukung pembelajaran secara langsung. Dengan adanya taman-taman di kampus, siswa dan mahasiswa dapat menggunakannya sebagai tempat belajar, tempat penelitian, dan tempat rekreasi.
Dapat disimpulkan, setiap gedung fakultas ada taman di sekitarnya. Kampus Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau memiliki tempat hijau yang luas. Taman-tamannya tidak banyak pohonnya, lebih luas rerumputannya. Walaupun peletakan kebanyakan pohon belum rapi, taman-taman yang luas tersebut juga dapat menjadi sarana refreshing, misalnya untuk berjalan kaki dan mencari udara segar.