Panduan Penulisan yang Dipakai:
- Bilangan desimal ditandai dengan titik, contoh: 1.7, 3.14, 2.17, dan 5.3999....
- Simbol pemisah ribuan tidak digunakan, seribu ditulis 1000, dua ribu lima ratus ditulis 2500, satu juta ditulis 1000000.
Klik untuk melihat pelajaran semester sebelumnya
I—Bangun Ruang§
1. Bangun Ruang Sisi Datar
A. Kubus
Kubus adalah bangun ruang dengan sisi yang saling kongruen (sama besar), dan rusuk yang sama panjang.
- Memiliki 8 titik sudut siku-siku
- Memiliki 12 rusuk
- Memiliki 6 sisi
- Memiliki 12 diagonal sisi
- Memiliki 4 diagonal ruang
- Memiliki 6 bidang diagonal
$$ V = s^3 $$
- $V$ = volume
- $s$ = rusuk
$$ L_p = 6s^2 $$
- $L_p$ = luas permukaan
B. Balok
- Memiliki 8 titik sudut siku-siku
- Memiliki 3 pasang (2) sisi yang kongruen
- Memiliki 3 pasang (4) rusuk yang sama panjang
- Memiliki 3 pasang (4) diagonal sisi
- Memiliki 4 diagonal ruang yang sama panjang
- Memiliki 3 pasang (2) bidang diagonal
$$ V = plt $$
- $p$ = panjang
- $l$ = lebar
- $t$ = tinggi
$$ L_p = 2(pl + pt + lt) $$
C. Prisma
Prisma adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua bidang berhadapan yang kongruen dan sejajar, serta bidang lain yang berpotongan menurut rusuk-rusuk yang sejajar.
$$ V = L_at $$
- $L_a$ = luas alas prisma
- $t$ = tinggi prisma
$$ L_p = 2L_a + K_at $$
- $K_a$ = keliling alas prisma
D. Limas
Limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah bidang segi-n pada alasnya dan beberapa buah bidang segitiga sebagai bidang tegak yang berkumpul menjadi satu pada titik puncak.
$$ V = \frac{1}{3} L_a t $$
$t$ = tinggi limas
$$ L_p = L_a + L_{bt} $$
$L_{bt}$ = total luas bidang tegak
2. Bangun Ruang Sisi Lengkung
A. Tabung
B. Kerucut
C. Bola
II—Transformasi Geometri§
A. Translasi (Penggeseran)
Sesuai namanya, geser-geser.
Banyak notasi untuk transformasi, berikut beberapa;
$$ (x,y) \xrightarrow[]{T\begin{pmatrix}a \\ b\end{pmatrix}} (x+a, y+b) $$
$$ T_{[a,b]}(x,y) \rightarrow (x+a, y+b) $$
$$ T\begin{pmatrix}a \\ b\end{pmatrix}(x,y) \rightarrow (x+a, y+b) $$
- $x' = x+a$
- $y' = y+b$
B. Rotasi (Perputaran)
Pada bab ini, hanya belajar perputaran pada titik pusat $O(0, 0)$. Rotasi yang dimaksud adalah rotasi berlawanan arah jarum jam.
![]()
Rotasi pada titik pusat $(0,0)$ dan sudut rotasi $\theta$,
$$ R_{[(0,0), \theta]}(x, y) \rightarrow (x \cos(\theta) - y \sin(\theta), x \sin(\theta) + y \cos(\theta)) $$
- $x' = x \cos(\theta) - y \sin(\theta)$
- $y' = x \sin(\theta) + y \cos(\theta)$
dengan rotasi matriks: $$ \begin{bmatrix}\cos(\theta) & -\sin(\theta) \\ \sin{\theta} & \cos(\theta)\end{bmatrix} $$
Untuk rotasi $90^\circ$, $180^\circ$, $270^\circ$:
1. Rotasi 90°
$$ R_{[(0,0), 90^\circ]}(x, y) \rightarrow (-y, x) $$
- $x' = -y$
- $y' = x$
Klik untuk melihat penyelesaian
$$ \begin{align*} R_{[P, \theta]}(x, y) &\rightarrow (x \cos(\theta) - y \sin(\theta), x \sin(\theta) + y \cos(\theta)) \\ R_{[(0,0), 90^\circ]}(x, y) &\rightarrow (x \cos(90^\circ) - y \sin(90^\circ), x \sin(90^\circ) + y \cos(90^\circ)) \\ &\rightarrow (x (0) - y (1), x (1) + y (0)) \\ &\rightarrow (-y, x) \end{align*} $$
2. Rotasi 180°
$$ R_{[(0,0), 180^\circ]}(x, y) \rightarrow (-x, -y) $$
- $x' = -x$
- $y' = -y$
Klik untuk melihat penyelesaian
$$ \begin{align*} R_{[P, \theta]}(x, y) &\rightarrow (x \cos(\theta) - y \sin(\theta), x \sin(\theta) + y \cos(\theta)) \\ R_{[(0,0), 180^\circ]}(x, y) &\rightarrow (x \cos(180^\circ) - y \sin(180^\circ), x \sin(180^\circ) + y \cos(180^\circ)) \\ &\rightarrow (x (-1) - y (0), x (0) + y (-1)) \\ &\rightarrow (-x, -y) \end{align*} $$
3. Rotasi 270° (atau -90°)
$$ R_{[(0,0), 270^\circ]}(x, y) \rightarrow (y, -x) $$
- $x' = y$
- $y' = -x$
Klik untuk melihat penyelesaian
$$ \begin{align*} R_{[P, \theta]}(x, y) &\rightarrow (x \cos(\theta) - y \sin(\theta), x \sin(\theta) + y \cos(\theta)) \\ R_{[(0,0), 270^\circ]}(x, y) &\rightarrow (x \cos(270^\circ) - y \sin(270^\circ), x \sin(270^\circ) + y \cos(270^\circ)) \\ &\rightarrow (x (0) - y (-1), x (-1) + y (0)) \\ &\rightarrow (y, -x) \end{align*} $$
C. Refleksi (Pencerminan)
1. Terhadap sumbu x
$$ M_x(x,y) \rightarrow (x, -y) $$
- $x' = x$
- $y' = -y$
2. Terhadap sumbu y
$$ M_y(x,y) \rightarrow (-x, y) $$
- $x' = -x$
- $y' = y$
3. Terhadap garis x=h (∀h)
$$ M_{x=h}(x,y) \rightarrow (2h-x, y) $$
- $x' = 2h-x$
- $y' = y$
4. Terhadap garis y=k (∀k)
$$ M_{y=k}(x,y) \rightarrow (x, 2k-y) $$
- $x' = x$
- $y' = 2k-y$
5. Terhadap garis y=x
$$ M_{y=x}(x,y) \rightarrow (y, x)$$
- $x' = y$
- $y' = x$
6. Terhadap garis y=-x
$$ M_{y=-x}(x,y) \rightarrow (-y, -x) $$
- $x' = -y$
- $y' = -x$
D. Dilatasi
Seperti rotasi, pada bab ini hanya mempelajari dilatasi pada titik pusat $(0,0)$.
Dilatasi dengan skala $k$,
$$ D_{[(0,0), k]}(x,y) \rightarrow (kx, ky) $$
- $x' = kx$
- $y' = ky$
III—Kesebangunan dan Kekongruenan pada Bangun Datar§
A. Kesebangunan
Kesebangunan adalah [to be continued].
1. Segitiga yang Sebangun

Kedua segitiga tersebut sebangun ($\triangle ABC \sim \triangle PQR$), karena:
- $\angle A = \angle R = 60^\circ$
- $\angle B = \angle P = 40^\circ$
- $\angle C = \angle Q = 80^\circ$
Sisi-sisi yang bersesuaian pada kedua segitiga tersebut:
- $AB \rightarrow PR$
- $BC \rightarrow PQ$
- $AC \rightarrow QR$
Perbandingan yang sama besar: $$ \frac{AB}{PR} = \frac{BC}{PQ} = \frac{AC}{QR} $$
IV—Peluang§
A. Populasi dan Sampel§
Populasi adalah seluruh objek penelitian.
Sampel adalah sebagian objek dari populasi.
$$ \text{sampel} \subset \text{populasi} $$
Berikut contoh dari populasi dan sampel.
- Populasi: Seluruh warga Indonesia.
Sampel: 100 warga dari setiap provinsi di Indonesia.
B. Konsep Peluang§
Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin. Dilambangkan dengan $S$ atau $\Omega$.
Titik sampel merupakan anggota dari ruang sampel.
$$ \text{titik sampel} \in S $$
1. Cara Menentukan Ruang Sampel
- Diagram pohon.
- Tabel.
- Mendata.
2. Nilai Peluang
i. Secara Empiris
Frekuensi relatif adalah perbandingan antara munculnya kejadian dan banyak percobaan.
$$ \text{frekuensi relatif} = \frac{\text{banyak kejadian yang muncul}}{\text{banyak percobaan}} $$
ii. Secara Teoritis
Peluang secara teoritis adalah perbandingan antara nilai kemungkinan suatu percobaan dengan seluruh hasil yang mungkin dari percobaan tersebut.
$$ \mathcal{P}(X) = \frac{n(X)}{n(S)} $$
- $\mathcal{P}(X)$ adalah peluang terjadi $X$.
- $X$ adalah himpunan semua kejadian yang diteliti.
- $X \subset S$.
- $0 \leq \mathcal{P}(X) \leq 1$.
- Semakin besar $\mathcal{P}(X)$ maka akan semakin sering $X$ itu terjadi.
- Sebaliknya semakin kecil $\mathcal{P}(X)$ maka akan semakin jarang $X$ terjadi.
- Jika $\mathcal{P}(X) = 1$ maka kejadian $X$ itu pasti.
- Sebaliknya, jika $\mathcal{P}(X) = 0$ maka kejadian $X$ itu tidak mungkin.
- $\mathcal{P}(S) = 1$.
- $\mathcal{P}(\emptyset) = 0$.
- $\mathcal{P}(X)$ dapat berbentuk pecahan, desimal, maupun persen.
- $n(H)$ adalah jumlah anggota himpunan $H$.
Jika $A$ dan $B$ adalah kejadian yang independen (tidak saling bergantung dengan satu sama lain), maka:
- $\mathcal{P}(A \cup B) = \mathcal{P}(A) \times \mathcal{P}(B)$.
- $\mathcal{P}(A \cap B) = \mathcal{P}(A) + \mathcal{P}(B)$.
Contoh:
Dilempar sebuah dadu bermata enam—$1, 2, 3, 4, 5,$ dan $6$—dengan sisi-sisi yang kongruen,
maka peluang muncul mata dadu $4$ adalah $\frac{1}{6}$ atau $0.166...$ atau $16.66...\%$.
Penyelesaian:$A$ adalah himpunan kejadian yang diteliti, karena kejadian yang mau dicari adalah mata dadu $4$, maka $$ A = \{4\} $$
$S$ adalah himpunan ruang sampel, semua kejadian yang mungkin terjadi, maka $$ S = \{1,2,3,4,5,6\} $$
Dengan itu, selesaikan $\mathcal{P}(A)$, $$ \begin{align*} \mathcal{P}(A) &= \frac{n(A)}{n(S)} \\ &= \frac{1}{6} \\ \mathcal{P}(A) &= \frac{1}{6} \;\llap{\boxed{\phantom{\mathcal{P}(A) = \frac{1}{6}}}} \end{align*} $$
maka peluang muncul mata dadu genap adalah $\frac{1}{2}$ atau $0.5$ atau $50\%$.
Penyelesaian:Pertama-tama, cari angka-angka genap yang ada pada mata dadu, anggap $B$ sebagai himpunan kejadian muncul mata dadu genap, $$ \begin{align*} B &= \{ x \mid x \in \text{genap}, 1 \leq x \leq 6 \} \\ &= \{ 2, 4, 6 \} \end{align*} $$
Ruang sampel masih sama, selesaikan $\mathcal{P}(B)$, $$ \begin{align*} \mathcal{P}(B) &= \frac{n(B)}{n(S)} \\ &= \frac{3}{6} \\ &= \frac{1}{2} \\ \mathcal{P}(B) &= \frac{1}{2} \;\llap{\boxed{\phantom{\mathcal{P}(B) = \frac{1}{2}}}} \end{align*} $$
C. Frekuensi Harapan§
Frekuensi harapan adalah banyak kejadian yang diharapkan terjadi pada suatu percobaan jika dilakukan sekian kali.
$$ f_h(X) = \mathcal{P}(X) \times n $$
- $f_h$ adalah frekuensi harapan.
- $n$ adalah banyak percobaan.
V—Persamaan Kuadrat§
Bentuk umum:
$$ \begin{align*} ax^2 + bx + c &= 0 \\ (a &\neq 0) \end{align*} $$
A. Akar Penyelesaian Persamaan Kuadrat§
Ada 3 cara menyelesaikan persamaan kuadrat.
$$ (x-x_1)(x-x_2) = 0 $$
- $x_1$ dan $x_2$ adalah nilai-nilai yang memenuhi $x$ dalam persamaan diatas, atau biasa disebut sebagai “akar persamaan.”
1. Memfaktorkan
i. Jika $a = 1$
$$ x^2 + 5x - 24 = 0 $$
Untuk menyelesaikan persamaan diatas, pertama-tama carilah dua angka yang jika dikali sama dengan $c$, dan jika ditambah sama dengan $b$.
$$ \begin{align*} \boxed{3} \times \boxed{-8} &= -24 \\ \boxed{3} + \boxed{-8} &= -5 \end{align*} $$
Didapatkan 3 dan −8, maka
$$ (x+\textcolor{green}{3})(x+\textcolor{green}{(-8)}) = 0 $$
Karena apapun jika dikali 0 hasilnya 0, maka antara
$$ x+3=0 $$
atau
$$ x-8=0\text{.} $$
Maka,
$$ \begin{align*} x+3 &= 0 \\ x+3-3 &= 0-3 \\ x &= -3 \;\llap{\boxed{\phantom{x = -3}}} \\ \end{align*} $$
atau
$$ \begin{align*} x-8 &= 0 \\ x-8+8 &= 0+8 \\ x &= 8 \;\llap{\boxed{\phantom{x = 8}}} \end{align*} $$
Maka $x = -3$ atau $x = 8$.
ii. Jika $a \neq 1$
$$ 2x^2 + 3x - 35 = 0 $$
Pertama-tama, carilah dua angka yang jika dikali sama dengan $a \times c$, dan jika ditambah sama dengan $b$.
$$ \begin{align*} \boxed{10} \times \boxed{-7} &= -35 \times 2 \\ &= -70 \\ \boxed{10} + \boxed{-7} &= 3 \end{align*} $$
Masukkan kembali kedua angka tersebut, menggantikan $3x$.
$$ \begin{align*} 2x^2 + 3x - 35 &= 0 \\ 2x^2 + (\textcolor{green}{10x - 7x}) - 35 &= 0 \end{align*} $$
Lalu faktorlah persamaan tersebut menjadi dua bagian.
$$ \begin{align*} 2x^2 + 10x - 7x - 35 &= 0 \\ (2x^2 + 10x) + (- 7x - 35) &= 0 \\ ([\textcolor{green}{2x} \cdot x] + [\textcolor{green}{2x} \cdot 5]) + ([\textcolor{green}{-7} \cdot x] + [\textcolor{green}{-7} \cdot 5]) &= 0 \\ \textcolor{green}{2x}(x + 5) + (\textcolor{green}{-7})(x + 5) &= 0 \\ (2x-7)(x+5) &= 0 \end{align*} $$
Maka,
$$ 2x-7 = 0 $$
atau
$$ x+5 = 0\text{.} $$
Selesaikan,
$$ \begin{align*} 2x-7 &= 0 \\ 2x-7\textcolor{red}{+7} &= 0\textcolor{red}{+7}\\ 2x \textcolor{red}{\times \frac{1}{2}} &= 7 \textcolor{red}{\times \frac{1}{2}} \\ x &= \frac{7}{2} \;\llap{\boxed{\phantom{x = \frac{7}{2}}}} \end{align*} $$
$$ \begin{align*} x+5 &= 0 \\ x+5 \textcolor{red}{-5} &= 0\textcolor{red}{-5} \\ x &= -5 \;\llap{\boxed{\phantom{x = -5}}} \end{align*} $$
Maka,
$$ x \in \left\{-5, \frac{7}{2}\right\}\text{.} $$
2. Melengkapkan Kuadrat Sempurna
Berikut langkah-langkahnya.
- Pastikan koefisien $x^2$ = 1. $$ \begin{align*} ax^2 + bx + c &= 0 \\ x^2 + \frac{b}{a}x + \frac{c}{a} &= 0 \\ x^2 + mx + n &= 0 \end{align*} $$
- Ubah persamaan dengan bentuk berikut. $$ \begin{align*} x^2 + mx + n &= 0 \\ x^2 + mx &= -n \end{align*} $$
- Tambah $\left(\frac{1}{2}m\right)^2$ di kedua ruas. $$ \begin{align*} x^2 + mx &= -n \\ x^2 + mx + \left(\frac{1}{2}m\right)^2 &= -n + \left(\frac{1}{2}m\right)^2 \end{align*} $$
- Faktorkan ruas kiri. $$ \begin{align*} x^2 + mx + \left(\frac{1}{2}m\right)^2 &= -n + \left(\frac{1}{2}m\right)^2 \\ \left(x+\frac{1}{2}m\right)^2 &= n + \left(\frac{m}{2}\right)^2 \end{align*} $$
- Selesaikan.
Contoh:
$$ \begin{align*} x^2 + 8x - 20 &= 0 \\ x^2 + 8x - 20 \textcolor{orange}{+20} &= 0 \textcolor{orange}{+20} \\ x^2 + 8x &= 20 \\ x^2 + 8x + \textcolor{orange}{\left(\frac{1}{2}\times 8\right)^2} &= 20 + \textcolor{orange}{\left(\frac{1}{2}\times 8\right)^2} \\ x^2 + 8x + \left(\frac{8}{2}\right)^2 &= 20 + \left(\frac{8}{2}\right)^2 \\ \textcolor{green}{x}^2 + 8x + (\textcolor{green}{4})^2 &= 20 + \left(4\right)^2 \\ \left(\textcolor{green}{x} + \textcolor{green}{4}\right)^2 &= 20 + 4^2 \\ \left(x + 4\right)^2 &= 20 + 16 \\ \left(x + 4\right)^2 &= 36 \\ \sqrt{\textcolor{e}{\left(x + 4\right)^2}} &= \sqrt{36} \\ \left|x+4\right| &= 6 \\ x + 4 &= \textcolor{orange}{\pm} 6 \\ x + 4 \textcolor{orange}{-4} &= \textcolor{orange}{-4} \pm 6 \\ x &= -4 \pm 6 \end{align*} $$
$$ \begin{align*} x &= -4 + 6 \\ x &= 2 \;\llap{\boxed{\phantom{x = 2}}} \end{align*} $$
$$ \begin{align*} x &= -4 - 6 \\ x &= -10 \;\llap{\boxed{\phantom{x = -10}}} \end{align*} $$
Didapatkan $$ \boxed{x \in \left\{-10, 2\right\}}\text{.} $$
B. Fungsi Kuadrat§
Unsur-Unsur Grafik Fungsi Kuadrat
- Sumbu Simetri adalah garis khayal yang membagi grafik menjadi dua bagian yang sama persis.
- Nilai Maksimum/Minimum adalah nilai daerah hasil terbesar atau terkecil, tergantung parabola terbuka ke bawah atau ke atas.
- Titik Balik Maksimum/Minimum adalah koordinat pada grafik di mana fungsi mencapai nilai maksimum/minimum, yaitu titik tertinggi/terendah pada grafik.
- Pembuat Nol Fungsi adalah nilai $x$ yang membuat fungsi $f(x)$ menjadi $0$.
- Daerah Hasil Fungsi atau Range adalah himpunan nilai $y$ atau $f(x)$ yang mungkin dari semua nilai $x$ yang diberikan.
Gambarlah grafik fungsi kuadrat berikut!
$$ f(x) = 4 + 3x - x^2, (x \in \mathbb{R}) \land (-2 \leq x \leq 5) $$
$$ f(x) = 4 + 3x - x^2 $$
untuk bilangan riil $x$ yang lebih kecil atau sama dengan $-2$ dan lebih besar atau sama dengan $5$
- $\mathbb{R}$ adalah himpunan bilangan riil, yaitu semua bilangan yang dapat dipakai untuk mengukur kuantitas dimensi satu yang sinambung seperti jarak, durasi, atau suhu.KBBI
Pertama-tama, buatlah tabel $-x^2$, $3x$, dan $4$ untuk $-2 \leq x \leq 5$.
| $x$ | $-x^2$ | $3x$ | $4$ | $f(x)$ |
|---|---|---|---|---|
| $-2$ | $-4$ | $-6$ | $4$ | $-6$ |
| $-1$ | $-1$ | $-3$ | $4$ | $0$ |
| $0$ | $0$ | $0$ | $4$ | $4$ |
| $1$ | $-1$ | $3$ | $4$ | $6$ |
| $2$ | $-4$ | $6$ | $4$ | $6$ |
| $3$ | $-9$ | $9$ | $4$ | $4$ |
| $4$ | $-16$ | $12$ | $4$ | $0$ |
| $5$ | $-25$ | $15$ | $4$ | $-6$ |
| $\frac{3}{2}$ | $\frac{9}{4}$ | $\frac{9}{2}$ | $4$ | $6 \frac{1}{4}$ |
Kemudian buatlah grafik di bidang koordinat kartesius berdasar kolom $x$ dan $f(x)$ di atas.

Dilihat dari gambar, dapat diketahui
- sumbu simetrinya adalah $x=1.5$;
- nilai maksimum fungsi adalah $6.25$;
- titik balik maksimumnya adalah $(1.5, 6.25)$;
- pembuat nol fungsi adalah $-1$ dan $4$; dan
- daerah hasil (range) fungsi adalah $\left\{y \mid -6 \leq y \leq 6.25 \right\}$ atau dalam notasi interval $[-6, 6.25]$.
Tanpa perlu menggambar grafik, kita juga dapat mencari nilai-nilai unsur fungsi kuadrat.
Misalkan bentuk fungsi sebagai berikut.
$$ f(x) = ax^2 + bx + c, (a \neq 0) $$
i. Sumbu Simetri
Jika dilihat dari gambar, sumbu simetri berada di tengah-tengah titik pembuat nol fungsi. Nah, misalkan titik-titik pembuat nol fungsi adalah $x_1$ dan $x_2$, maka nilai tengah kedua titik tersebut adalah
$$ \frac{x_1 + x_2}{2}\text{.} $$
Menurut teorema Vieta, jumlah dari akar-akar persamaan kuadrat adalah
$$ -\frac{b}{a}\text{.} $$
Substitusikan $x_1 + x_2$ dengan $-\frac{b}{a}$,
$$ \begin{align*} \frac{x_1+x_2}{2} &= \frac{-\frac{b}{a}}{2} \\ &= -\frac{b}{a} \times \frac{1}{2} \\ &= \boxed{-\frac{b}{2a}}\text{.} \end{align*} $$
Maka didapat sumbu simetri fungsi adalah garis
$$ \boxed{x = \frac{x_1 + x_2}{2}} $$
atau garis
$$ \boxed{x = -\frac{b}{2a}}\text{.} $$
ii. Nilai Maksimum/Minimum Fungsi
Dilihat dari gambar, nilai maksimum/minimum ada pada sumbu simetri. Substitusikan $x$ dengan $-\frac{b}{2a}$ kepada fungsi $f$.
$$ f(x) = f\left(-\frac{b}{2a}\right)\text{.} $$
Maka nilai maksimum/minimum fungsi adalah
$$ \boxed{f\left(-\frac{b}{2a}\right)}\text{.} $$
iii. Titik Balik Maksimum/Minimum
Titik balik maksimum/minimum berada pada $x$ sumbu simetri dan $y$ nilai maksimum/minimum. Maka
$$ (x, y) = \left(-\frac{b}{2a}, f\left(-\frac{b}{2a}\right)\right)\text{.} $$
iv. Pembuat Nol Fungsi
Pembuat nol fungsi adalah nilai $x$ yang membuat fungsi $f(x)$ menjadi $0$. Maka misalkan $f(x)$ dengan $0$.
$$ \begin{align*} f(x) &= 0 \\ ax^2 + bx + c &= 0\text{.} \end{align*} $$
Misalkan akar-akar fungsi $f$ adalah $x_1$ dan $x_2$
$$ (x - x_1)(x - x_2) = 0\text{.} $$
Maka pembuat nol fungsi adalah $x_1$ dan $x_2$, atau dengan kata lain, pembuat nol fungsi adalah akar-akar fungsi tersebut.
v. Daerah Hasil Fungsi
Misalkan $f(x)$ adalah fungsi dengan parabola terbuka ke atas (untuk parabola terbuka ke bawah, sebaliknya).
Misalkan $x$ dimana $p \lt x \lt q$.
Kita sudah tahu sumbu simetri dan titik minimum fungsi, kita harus mencari nilai maksimum fungsi dengan batasan yang diberikan.
Pilihlah $p$ atau $q$, tergantung yang mana yang lebih jauh dengan sumbu simetri. Jika sama, pilih saja salah satu.
Misalkan $p$ lebih jauh dengan sumbu simetri, maka nilai maksimum fungsi adalah $$ f(p)\text{.} $$
Maka daerah hasil fungsi adalah himpunan $$ \boxed{\left\{y\ \middle|\ f\left(-\frac{b}{2a}\right) \lt y \lt f(p) \right\}}\text{.} $$
Sebaliknya, jika $q$, maka nilai maksimum fungsi adalah $$ f(q)\text{.} $$
Maka daerah hasil fungsi adalah himpunan $$ \boxed{\left\{y\ \middle|\ f\left(-\frac{b}{2a}\right) \lt y \lt f(q) \right\}}\text{.} $$