1—Masyarakat Arab Pra-Islam§
- (1) Kondisi sosial masyarakat Arab (Makkah) sebelum Islam.
- Jahiliah
- Berasal dari kata jahīl, artinya bodoh.
- Bodoh apa? Bodoh atas pengetahuan tentang keesaan Allah Swt. dan aturan bermasyarakat.
- Walaupun begitu, kebudayaan dan kesusastraan mereka tinggi.
- Perlu diingat mereka hidup di lingkungan gurun pasir yang kering dan panas bedengkang.
- Mereka nomaden.
- Karena budaya nomaden tersebut, mereka menjunjung tinggi kebebasan.
- Bebasnya bebas banget sehingga cenderung tidak bermoral dan tidak berperikemanusiaan.
- Gemar judi dan mabuk, penyebab perkelahian.
- Perbudakan marak, dan budak mereka tidak diperlakukan secara manusiawi.
- Perempuan menempati kedudukan terendah.
- Mereka tidak menyukai anak perempuan.
- Kenapa? Karena dianggap lemah, tak bisa berperang, pembawa kemiskinan, dan lain-lain.
- Maka jika kelahiran anak perempuan, (sebagian besar) mereka akan mengubur bayi tersebut hidup-hidup.
- Walau begitu, mereka menjunjung tinggi sifat dermawan.
- Misalnya memuliakan tamu.
- Mereka juga menjunjung tinggi perjanjian, ingkar janji adalah aib bagi mereka.
- Kesenian dan kesusastraan mereka jugalah tinggi. Contohnya syair.
- Penyair menduduki kasta tinggi di antara mereka.
- Ilmu pengetahuan mereka juga tidak kolot. Seperti ilmu astronomi, nasab, dan tabir mimpi.
- Jahiliah
- (2) Pusat ekonomi masyarakat Arab sebelum Islam (perdagangan).
- Negeri Syam (Syria) pada musim panas.
- Negeri Yaman pada musim dingin.
- Pasar Ukaz, yang dibuka pada Zulkaidah sampai Muharam. Terletak di antara Makkah dan Thaif.
- (3) Bulan-bulan dilaksanakannya perdagangan.
- Pada waktu-waktu haji, bulan Zulkaidah sampai Muharam.
- (4) Nama kafir Quraisy yang membawa berhala; nama-nama berhala yang disembah.
- Amr bin Luhay.
- Nama-nama berhala:
- Hubal, yang pertama dibawa, dan menjadi “pemimpin” di antara berhala.
- Latta.
- Uzza.
- Manah.
- Wad.
- (5) Golongan masyarakat Arab.
- Golongan pengingkar adanya Tuhan dan hari Kebangkitan.
- Golongan yang mengakui adanya Tuhan, tapi tidak mengakui hari Kebangkitan.
- Golongan paganisme, penyembah berhala.
- Golongan yang mengikuti ajaran Nasrani, Yahudi, Shabiah, atau menyembah malaikat dan jin.
2—Dakwah di Makkah§
- (6) Tempat dan tanggal lahirnya Nabi Muhammad (Masehi dan Hijriah).
- Nabi Muhammad lahir di Makkah.
- Pada hari Senin, 12 Rabiulawal (th. Gajah) 571 Masehi.
- (7) Keturunan Nabi Muhammad.
- Nasab Nabi Muhammad:
- Muḥammad bin
- Abdullah bin
- Abdul Muṭalib bin
- Hasyim bin
- Abdu Manaf bin
- Quṣay bin
- Kilāb bin
- Murrah bin
- Ka'ab …
- Tabel relasi.
Relasi Nama Ayah Abdullah Kakek Abdul Muthalib Ibu Siti Aminah binti Wahab Ibu persusuan Tsuwaibah Halimah As-Sa'diyah Paman Abu Thalib Hamzah Abu Lahab Putra Qasim Abdullah Ibrahim Putri Zainab Ruqayyah Ummu Kultsum Fatimah Sepupu Ali bin Abi Thalib
- Nasab Nabi Muhammad:
- (8) Kejadian di setiap umur Nabi Muhammad.
- Saat bayi dititipkan kepada Halimah As-Sa'diyah.
- Pada umur 5 tahun, terjadi peristiwa syaqqus ṣadr.
- Ketika Muhammad sedang bermain dengan teman-temannya, datanglah Malaikat Jibril menghampiri dan menyergapnya.
- Lalu dibaringkan, kemudian dadanya dibelah, dan diambil hatinya.
- Lalu diambil segumpal darah dari tubuhnya, seraya berkata “Inilah bagian setan yang ada padamu.”
- Lalu hati tersebut dicuci pada bejana emas dengan air zamzam.
- Dan dikembalikanlah hati tersebut ditempat semula.[^1]
- Pada umur 6 tahun, ibunya wafat karena sakit.
- Lalu diasuh kakeknya, Abdul Muṭalib.
- Pada umur 8 tahun, kakeknya wafat.
- Lalu diasuh pamannya, Abu Ṭhalib.
- Pada umur 12 tahun, ia diajak pamannya untuk berdagang ke Syam.
- Lalu mereka bertemu pendeta Nasrani.
- Pendeta tersebut mengetahui ada tanda-tanda kenabian pada Muhammad.
- Ia berpesan kepada Abu Ṭalib agar menjaga Muhammad.
- Pada umur 14 tahun, terjadi Perang Fijar.
- Peperangan antara kaum Quraisy dengan suku Kinanah dan Khawazin.
- Muhammad ikut serta pada peperangan tersebut.
- Pada umur 25 tahun, beliau pergi berdagang ke Syam untuk menjalankan dagangan Khadijah binti Khuwalid.
- Alhasil Khadijah (40 tahun) menikah dengan Muhammad (25 tahun).
- Dikaruniai 6 orang anak, semua yang tertera diatas, kecuali Ibrahim.
- Pada umur 30 tahun, terjadi bencana banjir yang memerlukan renovasi Ka'bah.
- Terjadi perselisihan di antara masyarakat tentang siapa yang berhak meletak kembali Hajar Aswad.
- Maka Muhammad mengusulkan untuk meletakkan Hajar Aswad pada sehelai kain, dan masing-masing perwakilan suku meletakkannya.
- Mendekati 40 tahun, Muhammad memiliki kecenderungan untuk menyendiri (uzlah) dengan alasan beribadah, refleksi, dan kebutuhan rohani lainnya.
- Ia ber-ikhtila' (menyendiri) di Gua Hira sampai beberapa malam.
- Pada malam 17 Ramadan/16 Februari 611 M, ketika ia bertafakur di Gua Hira, Malaikat Jibril as. mendatanginya yang sedang tidur, lalu dipeluknya
- sambil berkata “Bacalah olehmu, ya Muhammad.”
- “Aku tidak bisa membaca,” jawab Nabi Muhammad.
- Hal tersebut berulang 3 kali.
- Pada ketiga kalinya, Jibril menyampaikan wahyu pertama, Q.S. al-‘Alaq:1–5.
- (9) Tanda-tanda kenabian Muhammad.
- Awan memayungi ke manapun Nabi Muhammad Saw. melangkah.
- Pohon merunduk saat Nabi Muhammad Saw. berteduh.
- Tanda di pundaknya (khatim an-nubuwaħ).
- (10) Dalil tentang berdakwah secara sembunyi-sembunyi; dan nama-nama as-sābiqūnal-awwalūn.
- Dalilوَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَ
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,
Q.S. asy-Syu’arā`:214
- Nama-nama as-sābiqūnal-awwalūn
Banyak as-sābiqūnal-awwalūn ada perbedaan pendapat, menurut buku ada 30 orang. Di antaranya:- Khadijah.
- Ali bin Abi Ṭalib.
- Zaid bin Hariṡah.
- Abu Bakar aṣ-Ṣiddiq.
- Uṡman bin Affan.
- Zubair bin Awwam.
- Sa'ad bin Abi Waqas.
- Ṭalhah bin Ubaidillah.
- Abdurrahman bin Auf.
- Abu Ubaidah bin Jarrah.
- Al-Arqam bin Abi al-Arqam.
- Dalil
- (11) Dalil dan kronologi dakwah secara terang-terangan.
- Dalilفَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَاَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِيْنَ
Maka, sampaikanlah (Nabi Muhammad) secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.
Q.S. al-Hijr:94
- Kronologi
- Setelah 3 tahun berdakwah sembunyi-sembunyi, Nabi Muhammad mulai berdakwah secara terang-terangan setelah diturunkannya Q.S. al-Hijr:94.
- Nabi Muhammad mulai mengundang masyarakat Makkah untuk berkumpul di bukit Ṣafa.
- Semua tokoh-tokoh hadir, termasuk Abu Ṭalib.
- Nabi Muhammad bertanya kepada massa, “Percayakah bila aku memberitahu bahwa ada seekor kuda yang dapat keluar dari dalam gunung ini lalu menyerang kalian?”
- “Ya, kami percaya, dan kami tidak pernah mengetahui engkau berdusta,” jawab mereka.
- Nabi Muhammad bertanya lagi, “Ketahuilah sesungguhnya aku ini diutus oleh Allah sebagai pembawa berita akan adanya siksaan Allah yang sangat keras–”
- Lalu Abu Lahab memotong dengan berteriak, “Celakalah kamu, Muhammad! Apakah hanya untuk ini kamu kumpulkan kami semua?” dan Abu Lahab melempari Nabi Muhammad dengan batu.
- Akhirnya pertemuan berakhir dengan kekacauan.
- Setelah peristiwa ini, turunlah Q.S. al-Lahab.
- Dalil
- (12) Hijrah ke Abasyah dan respon Raja Najasyi terhadap datangnya Nabi Muhammad.
- Hijrah ke Habasyah I
- Karena siksaan yang berat kepada kaum Islam, Nabi Muhammad meminta para sahabatnya untuk hijrah pada tahun 615 M ke Habasyah.
- Nabi Muhammad tahu bahwa Raja Najasyi sangat adil dan tak pernah menganiaya.
- Raja Najasyi memperkenankan kaum muslimin untuk menetap di kotanya.
- Tapi kaum Quraisy tetap berusaha untuk menyerang.
- Mereka mengirim pasukan untuk meminta Raja Najasyi untuk menyerahkan kaum muslimin.
- Mereka memberi tahu bahwa kaum muslimin telah meninggalkan agama nenek moyang mereka.
- Lalu Raja Najasyi bertanya kepada kaum muslimin. Setelah mendengar penjelasan kaum muslimin, ia menolak untuk menyerahkan kaum muslimin.
- Hijrah ke Habasyah II
- Hijrah ini disambut dengan gembira oleh penduduk Habasyah.
- Akhirnya pun, Raja Najasyi dan para pendetanya memeluk agama Islam.
- Hijrah ke Habasyah I
- (13) Pengertian Isra Mikraj.
- Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.
- Mikraj adalah peristiwa naiknya Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa menuju Sidratulmuntaha untuk menghadap Allah dan melihat tanda-tanda kebesaran-Nya.
[^1]: Rossi Handayani “Yang Terjadi Ketika Dada Nabi Muhammad SAW Dibelah Malaikat Jibril,” Republika, diakses 23 November 2025, https://islamdigest.republika.co.id/berita/s16e4o320/yang-terjadi-ketika-dada-nabi-muhammad-saw-dibelah-malaikat-jibril
3—Dakwah di Madinah§
- (14) Kondisi sosial bangsa Madinah.
- (15) Kondisi ekonomi bangsa Madinah.
- (16) Tiga kebijakan Rasulullah di Madinah.
- (17) Nama-nama sahabat yang dipersaudarakan pada kaum Muhajirin dan Ansar.
4—Khulafaurasyidin§
- (18) Nama lengkap khalifah-khalifah dan gelar mereka.
- Abu Bakar
- Abdullah bin Uṡman Abu Quhafah bin Amir bin Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib al-Quraisy at-Taimi.
- Gelar:
- aṣ-Ṣiddiq (yang membenarkan)
- al-Atiq (yang merdeka)
- al-Awwah (yang welas kasih)
- Umar bin Khattab
- Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qarth bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Lu'ay.
- Gelar:
- al-Faruq (pembeda)
- Asadullah (Singa Padang Pasir)
- Abu Hafṣ
- Zahid
- Uṡman bin Affan
- Uṡman bin Affan bin Abi al-Aṣ bin Umayyah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab.
- Gelar:
- Dzun Nur’ain (Pemilik Dua Cahaya)
- Ali bin Abi Ṭalib
- Ali bin Abi Ṭalib bin Abdul Muṭalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Lu'ay bin Kilab bin Quṣay.
- Gelar:
- Karramallahu Wajḥah (semoga Allah memuliakan wajahnya)
- Bāb al-’llm (Pintu Ilmu Pengetahuan)
- Abu Turab (Bapak Tanah)
- Abu Bakar
- (19) Lama masa jabatan khalifah-khalifah.
- Abu Bakar aṣ-Ṣiddīq: 2 tahun.
- Umar bin Khattab: 10 tahun.
- Uṡman bin Affan: 12 tahun.
- Ali bin Abi Ṭalib: 5 tahun.
- (20) Kebijakan terkenal para khalifah di masa jabatannya.
- (21) Umar bin Khattab: nama asli, kebijakan, dan lain-lain.
- Nama panjang lihat di atas.
- (22) Perang Fathul Futuh.
- (23) Mulai menyebarkan Islam masa Umar bin Khattab.?
- (24) Pembunuh Umar bin Khattab.
- Abu Lu'lu'ah
- (25) Usman bin Affan: nama asli, kebijakan, dan kodifikasi Al-Qur'an.
- (26) Melantik Muawiyah bin Abu Sufyan sebagai gubernur angkatan laut.
- (27) Melawan Byzantium, Usman dibunuh para pemberontak di Mesir.
- (28) Ali bin Abi Thalib: kebijakan terkenal (penyempurnaan Al-Qur'an, pengembangan ilmu pengetahuan, bahasa tafsir dan Al-Qur'an), pro-Usman bani Umair?, gelar, nama ayah dan ibu, dan peperangan sesama Islam.