Zafran Bahasa Indonesia Bab 2 10 2/18/2025
Bahasa Indonesia Bab 2
Zafran @zafran17 February 18, 2025 10 0

II—Teks Laporan

A. Pengertian dan Ciri Umum

Tujuan:

Sebagai bentuk pertanggungjawaban ketika selesai melaksanakan suatu kegiatan untuk kemudian dibagikan kepada pembaca.

2. Aspek Kebahasaan

  1. Kalimat definisi.
  2. Kalimat deskripsi.
  3. Nomina.
  4. Verba.
  5. Kata umum dan khusus.
  6. Kata istilah dan serapan.

3. Struktur Teks Laporan

  1. Pendahuluan
    • Latar Belakang.
    • Objek kegiatan dan strategi pelaksanaan.
    • Tujuan.
  2. Isi Laporan
    • Jenis kegiatan.
    • Waktu dan tempat.
    • Pelaksana kegiatan.
  3. Penutup
    • Kesimpulan.

B. Laporan dalam Bentuk Video Reportase

Video reportase adalah:

Video yang berisi laporan kejadian berupa pemberitaan yang disajikan secara lengkap mengenai suatu fakta dari kegiatan yang dilihat secara langsung.

Tujuan Menyimak Sebuah Laporan

  1. Mencatat isi suatu informasi.
  2. Catatan selama kegiatan berlangsung.
  3. Menguraikan peristiwa atau tindakan.
  4. Sebagai bahan penilaian.
  5. Memberikan informasi.
  6. Kesimpulan.

C. Visual Poster Menjadi Laporan

D. Membaca Laporan sebagai Bahan Diskusi

E. Melaporkan Hasil Analisis Puisi

Denotasi: Makna sebenarnya.

Konotasi: Makna kiasan.

Majas: Sebagai cara melukiskan atau menyampaikan sesuatu dengan membandungkan, menyamakan suatu hal dengan hal lain.

1. Majas Perbandingan

  1. Personifikasi: Membandingkan manusia dengan benda mati.
  2. Hiperbola: Melebih-lebihkan ungkapan.
  3. Metafora: Perumpamaan dua hal yang berbeda.
  4. Metonimia: Pernyataan suatu hal dengan kata lain yang berkaitan.
  5. Perumpamaan: Perbandingan dua hal yang berbeda yang dianggap sama.
  6. Alegori: Menyatakan dengan ungkapan, kiasan, atau penggambaran.
  7. Eufonisme: Ungkapan yang lebih halus.
  8. Pars Prototo: Menyebutkan sebagian untuk menyebutkan keseluruhan.
  9. Totem Proparte: Menyebutkan keseluruhan padahal hanya sebagian.

2. Majas Sindirian

  1. Ironi: Menyembunyikan fakta, dan mengatakan hal yang sebaliknya.
  2. Sarkasme: Sindiran kasar.
  3. Sinisme: Sifat mencemooh atas suatu ide.
  4. Satire: Penolakan, kritik, atau sindiran.

3. Majas Penegasan

  1. Pleonasme: Penambahan keterangan pada kalimat yang sudah jelas.
  2. Repetisi: Pengulangan kata, frasa, atau klausa.
  3. Aliterasi: Pengulangan konsonan pada awal kata.

4. Majas Pertentangan

  1. Litotes: Perendahan diri.
  2. Paradoks: Pertentangan antara kenyataan dan fakta.
  3. Antitesis: Penggunaan dua kata berlawanan untuk mengungkapkan pertentangan.