Salman Virus - BIO X 10 6 12/11/2024
Virus - BIO X
Salman @Salman December 11, 2024 10 6

Virus merupakan makhluk yang unik. Ia dapat dikatakan makhluk hidup tetapi juga benda mati. Virus bisa melakukan reproduksi dan dapat di kristalkan (dorman). Selain itu, virus membutuhkan inang untuk hidup karena hanya memiliki 1 asam nukleat berupa RNA saja atau DNA saja. Oleh karena itu, virus disebut Makhluk Peralihan/Transisi.

A. Sejarah Virus§

  1. Antonie Van Leuwenhook (Belanda, 1632-1723) menemukan mikroskop perbesaran 150 kali.
  2. Pada tahun 1882, Adolf Mayer (Jerman) dan Dmitri Ivanoski (Rusia) menemukan penyakit bintik kuning pada tembakau.

    Adolf Mayer:
    menyemprotkan getah tumbuhan yang sakit ke tumbuhan yang sehat
    Dmitri Ivanoski:
    menyaring getah tumbuhan yang sakit, kemudian ditempel ke tumbuhan yang sehat
    --> Sama-sama berkesimpulan, itu penyakit menular.

  3. Martinus Beijerinck (Belanda, 1897) mengatakan bahwa partikel mikroskopis itu tidak dapat dibiakkan pada medium pertumbuhan bakteri dan tidak mati didalam alkohl, hanya hidup pada media yang diserangnya.
  4. Wendell Stanley (Amerika, 1935) berhasil mengkristalkan partikel itu dan dinamakan "TMV" (Tobacco Mozaik Virus).
  5. Sejak saat itu, digali lebih lanjut mengenai virus, dan ilmu yang mengaji virus disebut Virologi

B. Ciri-Ciri Virus§

  1. Organisme parasit obligat (berkembangbiak dalam sel hidup)
  2. Tidak bergerak
  3. Tidak membelah diri
  4. Tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa
  5. Dapat dikristalkan
  6. Bersifat aseluler (tidak memiliki sel)
  7. berukuran 200-300 milimikron
  8. Hanya memiliki 1 asam nukleat
  9. Umumnya berupa kristal
  10. Bentuknya bervariasi
  11. Tubuhnya terutama tersusun atas asam nukleat dan diselubungi protein yang disebut kapsid.
    • Asam Nukleat
      Hanya punya RNA atau DNA saja. TMV hanya punya RNA, Bakteriofag hanya punya DNA. Asam nukleat yang diselubungi kapsid disebut Nukleokapsid
      • Nukleokapsid telanjang: TMV, Adenovirus, Wart Virus (virus kutil)
      • Nukleokapsid terbungkus: Virus Influenza dan Virus Herpes
    • Kapsid
      Kapsid adalah selubung yang berupa protein. Kapsid terdiri dari kapsomer. Virus yang struktur tubuhnya terdiri dari asam nukleat dan selubung protein disebut virion

C. Bakteriofag§

Ditemukan oleh Frederick Twort (1913) dan Felix d'Herelle (1917) sebagai partikel yang menyebabkan sel bakteri lisis. Nama virus ini berasal dari bacteria (Inggris) yang berarti bakteri, dan phagein (Yunani) yang berarti makan. Strukturnya terdiri atas kepala, ekor, dan serabut ekor. Virus ini sering djadikan penelitian karena mudah dibiakkan. Salah satunya fag yang parasit terhadap E.coli yang disebut Virus T atau Fag T. Fag T memiliki kepala heksagonal dengan diameter 50-65 milimikron dan panjang sampai 200 milimikron. Panjang ekornya 100 milimikron. Ekor berupa tubuh tersumbat yang dilengkapi serabut ekor.

D. Perkembangbiakan Virus§

1. Secara Litik§

  1. Adsorbsi
    Melekatnya fag dengan daerah di salah satu bagian dinding sel inang yang disebut reseptor site/reseptor spot menggunakan serabut ekor.
  2. Penetrasi
    Merusak dinding sel menggunakan enzim lisozim kemudian menyemprotkan DNA nya
  3. Replikasi dan Sintesis
    Fag merusak DNA inang untung replikasi dan sintesis. Saat replikasi, fag memperbanyak DNA nya. Saat Sintesis, fag membentuk kapsid baru.
  4. Perakitan
    Komponen-komponen fag akan membentuk fag baru.
  5. Pembebasan
    Sel akan lisis ketika fag sudah dewasa. Jumlahnya dapat mencapai 200 ekor.

2. Secara Lisogenik§

  1. Adsorbsi/infeksi (= Ad. Litik)
  2. Penetrasi (= Pe. Litik)
  3. Penggabungan
    DNA fag bergabung dengan inang membentuk profag. Sebagian besar gennya tidak aktif. Gen aktif akan mengode protein reseptor yang berfungsi menjaga agar sebagian gen profag tidak aktif.
  4. Replikasi
    Saat bakteri membelah diri, anakkannya akan mengandung profag.
    Bakteri lisogenik dapat diinduksi untuk mengaktifkan profagnya. Pengaktifan ini menyebabkan litik.
    Siklus Perkembangbiakan Virus

E. Peran Virus dalam Kehidupan§